• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home KUTIM

LBMS Habitat Buaya Badas Hitam dan Bekantan – Dapat Penghargaan Kalpataru 2023, Terus Dikembangkan Pemanfaatannya

oleh InsightKaltim
September 30, 2023
di KUTIM
0
LBMS Habitat Buaya Badas Hitam dan Bekantan – Dapat Penghargaan Kalpataru 2023, Terus Dikembangkan Pemanfaatannya

Bupati Ardiansyah Sulaiman serahkan SK Pembentukan Forum Pengawasan Kawasan Ekosistem Penting LBMS pada Kepala DLH Kutim Armin Nazar. (Foto/ist)

628
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, SANGATTA – Lahan Basah Mesangat Suwi (LBMS) merupakan habitat Buaya Badas Hitam (Crocodylus Siamensis) dan Bekantan (Nasalis Larvatus), tak hanya itu kawasan ini juga merupakan sumber perikanan air tawar bagi masyarakat.

Sehingga tak salah jika Dinas lingkungan Hidup (DLH) dan TFCA (Tropical Forest Conservation Action) Kalimantan yang telah bekerjasama dan memasuki tahun ketiga memiliki beberapa output program dikawasan tersebut.

BeritaTerkait

Pangdam VI/Mlw Suntik Semangat Prajurit di Kutim, Tekankan Jiwa Memiliki Satuan

Tak Sekadar Pengajian, Ornitari Tumbuh Jadi Ruang Pemberdayaan dan Solidaritas Umat di Sangatta

Syaiful Bakhri Gaungkan Perang Kreatif Lawan Narkoba: Seni Jalan, UMKM Menggeliat

Mulai dari penguatan komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam Forum Pengawasan Kawasan Ekosistem Penting LBMS. Lalu penambahan data melalui kajian-kajian yang diperlukan untuk penyusunan rencana pengelolaan jangka panjang. Serta penyusunan rencana aksi dan panduan pengelolaan habitat buaya badas dan bekantan hingga penguatan masyarakat lokal

Kunci utama yang dilakukan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forum Pengawasan Kawasan Ekosistem Penting Lahan Basah Mesangat Suwi (LBMS), harus berdampak nyata dengan penguatan ekonomi masyarakat lokal. Hal ini ditegskan Bupati Ardiansyah Sulaiman pada saat membuka acara Rakor di Ruang Arau Kantor Bupati, belum lama ini.

“Itu yang menjadi tujuan, meskipun esensi lainnya terkait terkoordinasi kan kegiatan-kegiatan ekologi sehingga tidak merubah ekosistem yang ada. Namun masyarakat tetap mendapatkan dampak positif, baik dalam hal ekonomi dan lain-lain,” tegas Bupati.

Dalam kacamata orang nomor satu di Kutim tersebut, Rakor terkait LBMS yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) teramat penting untuk dilakukan. Terlebih Kalimantan Timur dengan The United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) telah banyak mendapatkan hasil yang nyata, berupa komitmen dari pihak dunia.

Sehingga terkait pengelolaan lahan basah di Kecamatan Long Mesangat dan Muara Ancalong juga terdapat didalam komitmen tersebut. Karena dari tiga jenis hutan yang mampu untuk menurunkan emisi, pertama hutan lahan gambut, hutan mangrove, serta ketiga jenis hutan pada umumnya.

“Konsep LBMS ada pada semua, mulai dari pengelolaan lahan basah dan lahan kering. Apalagi disana hidup beberapa satwa baik buaya badas hingga bekantan yang ada di dua kecamstan di Kutim tersebut,” terang Bupati.

Sementara itu Kepala DLH Armin Nazar menyebutkan kawasan Mesangat dan Suwi mendapatkan perhatian serius, terbukti dengan dilakukannya survei, penelitian, kajian-kajian vegetasi, hidrologi, sosial ekonomi. Yang bahkan melibatkan mahasiswa dan dosen dari Universitas Mulawarman dan Stiper Sangatta, hingga para ahli dan pakar

“Bahkan untuk lebih terintegrasi sedang dilakukan analisa permodelan sosio-ekologi guna memahami keterhubungan, dimana untuk menggantikan rencana aksi tahun 2019-2023 yang telah habis masa berlakunya maka dilakukan penyunan rencana aksi pengelolaan kawasan LBMS 2024-2028,” terang Armin dihadapan peserta rakor.

Pengelolaan LBMS yang melibatkan YASIWA (Yayasan Konservsi Khatulistiwa Indonesia) – Yayasan Ulin tersebut, bahkan telah mendapatkan penghargaan Kalpataru 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tak hanya itu dari assessment PT Sawit Sukses Sejahtera, maka ditambahkan 595 hektar lahannya menjadi ekosistem penting. Sehingga total lahan bertambah dari 13.570 hektar menjadi 14.165 hektar.

“Berdasarkan luasan baru tersebut maka lantas dituangkan dalam draf Surat Keputusan (SK) Bupati Kutim tentang penetapan kawasan ekosistem LBMS, serta SK Pembentukan Forum Pengawasan Kawasan Ekosistem Penting Lahan Basah Mesangat Suwi,” tutup Armin. (adv/kutim)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Pangdam VI/Mlw Suntik Semangat Prajurit di Kutim, Tekankan Jiwa Memiliki Satuan

Pangdam VI/Mlw Suntik Semangat Prajurit di Kutim, Tekankan Jiwa Memiliki Satuan

oleh InsightKaltim
Mei 11, 2026
0
618

Insihgtkaltim.com, Kutai Timur — Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Brigif TP 32/Mkl dan Yonif TP...

Tak Sekadar Pengajian, Ornitari Tumbuh Jadi Ruang Pemberdayaan dan Solidaritas Umat di Sangatta

Tak Sekadar Pengajian, Ornitari Tumbuh Jadi Ruang Pemberdayaan dan Solidaritas Umat di Sangatta

oleh InsightKaltim
Januari 28, 2026
0
659

Insightkaltim.com, Sangatta – Majelis taklim Organisasi Wanita Mandiri (Ornitari) kian menunjukkan peran strategisnya sebagai ruang pembinaan umat yang inklusif. Tak...

Syaiful Bakhri Gaungkan Perang Kreatif Lawan Narkoba: Seni Jalan, UMKM Menggeliat

Syaiful Bakhri Gaungkan Perang Kreatif Lawan Narkoba: Seni Jalan, UMKM Menggeliat

oleh InsightKaltim
November 30, 2025
0
627

Insightkaltim.com, Bengalon — Kecamatan Bengalon kembali menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak harus berlangsung kaku dan menegangkan. Lewat panggung musik,...

DP3A Kutim Perkuat Gerakan Perlindungan Anak

DP3A Kutim Perkuat Gerakan Perlindungan Anak

oleh InsightKaltim
November 26, 2025
0
631

Insightkaltim.com, KUTAI TIMUR — Upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kutai Timur terus digenjot. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.