Insightkaltim.com, Samarinda – TVRI Kalimantan Timur menegaskan transformasinya sebagai media publik yang adaptif dengan zaman. Tak lagi sebatas menyapa pemirsa lewat layar kaca, TVRI Kaltim kini menghadirkan Creative Hub sebagai ruang interaksi, kolaborasi, dan ekspresi kreatif bagi komunitas dan generasi muda.
Peresmian Creative Hub tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 TVRI, Rabu (21/1/2026). Momentum ini sekaligus menandai langkah baru TVRI Kaltim dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui ruang fisik yang terbuka dan inklusif.
Sebelum peresmian, jajaran pimpinan TVRI bersama Wakil Gubernur Kaltim menggelar audiensi di Ruang VVIP TVRI Kaltim. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan TVRI, khususnya dalam mendukung keberlanjutan ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan langsung oleh publik.
Kepala Stasiun TVRI Kaltim, Febriani, menegaskan bahwa Creative Hub dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan ruang kolaborasi di tengah dinamika dunia kreatif yang terus berkembang. Ruang ini, kata dia, tidak hanya diperuntukkan bagi internal TVRI, tetapi dibuka seluas-luasnya bagi komunitas, seniman, dan anak muda.
“Creative Hub ini lahir dari komitmen untuk beradaptasi dengan perubahan. Kami ingin TVRI menjadi rumah bersama, tempat ide dan kolaborasi tumbuh,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Direktur Utama TVRI Iman Broto Seno. Ia menyebut Creative Hub sebagai bagian dari gerakan nasional TVRI dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di daerah. Menurutnya, keberadaan ruang ini merupakan simbol keterbukaan TVRI terhadap kerja sama lintas komunitas.
“Ini bukan sekadar ruangan, tetapi simpul kreativitas. Komunitas bisa memanfaatkannya untuk diskusi, pemutaran film, pelatihan, hingga kegiatan kreatif lainnya tanpa dipungut biaya,” jelasnya.
Iman berharap Creative Hub TVRI Kaltim dapat diisi dengan kegiatan rutin dan produktif yang mempertemukan media publik dengan masyarakat. Dukungan dari TVRI pusat, termasuk penyediaan narasumber dan pendampingan kegiatan, akan terus diperkuat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menilai Creative Hub sebagai ruang yang menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat berkumpul yang netral dan terbuka, terutama bagi komunitas seni, budaya, dan anak muda di Kalimantan Timur.
“Ruang seperti ini sangat dibutuhkan. Kaltim memiliki keragaman komunitas dan etnis yang besar. Creative Hub bisa menjadi titik temu untuk berbagi gagasan dan berkolaborasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur membutuhkan ruang-ruang yang mampu memantik kreativitas. Karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh inisiatif yang mendorong peran anak muda, pelaku UMKM, dan insan kreatif.
Dengan hadirnya Creative Hub TVRI Kaltim, TVRI diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, bukan hanya sebagai media penyiaran, tetapi juga sebagai ruang publik yang hidup, inklusif, dan produktif bagi lahirnya ide serta karya dari daerah.(deo)





