• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Sentuhan Langsung Wabup PPU di Pasar Nenang: Prioritaskan Pedagang Lokal, Tata Pasar Lebih Bersih!

oleh InsightKaltim
April 21, 2025
di PENAJAM
0
Sentuhan Langsung Wabup PPU di Pasar Nenang: Prioritaskan Pedagang Lokal, Tata Pasar Lebih Bersih!

Wakil Bupati PPU Waris Muin ketika berkunjung ke salah satu pasar di PPU.(ist)

627
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional Kelurahan Nenang pada Senin (21/4/2025). Dalam kunjungannya, ia menekankan urgensi penataan pasar yang lebih teratur, bersih, dan berkeadilan bagi seluruh pedagang, dengan prioritas utama diberikan kepada warga lokal.

Didampingi sejumlah pejabat daerah, Abdul Waris berinteraksi langsung dengan para pedagang, mendengarkan aspirasi serta keluh kesah mereka. Dalam dialog yang hangat, ia menanyakan masa berjualan para pedagang di pasar tersebut. Seorang pedagang mengungkapkan telah berjualan bertahun-tahun tanpa adanya praktik pungutan liar.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Terkait tarif sewa kios, pedagang tersebut menjelaskan adanya kenaikan dari Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per bulan. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati menilai kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran, mengingat adanya kontribusi pemerintah daerah dalam peningkatan fasilitas pasar.

“Naik sedikit tidak masalah. Pemerintah juga sudah membantu, setidaknya sekitar lima belas ribu untuk penambahan fasilitas. Yang terpenting, semua harus jelas dan sesuai dengan kuitansi,” tegas Abdul Waris.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar sebagai faktor krusial dalam menciptakan lingkungan belanja yang nyaman bagi pengunjung.

“Jika pasar kumuh dan jalanan semrawut, pembeli pasti enggan datang. Sebaliknya, jika tertata rapi, pengunjung akan senang berbelanja, dan pedagang pun ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Abdul Waris juga memberikan peringatan tegas terkait keberadaan kios yang tidak dimanfaatkan. Ia menyatakan bahwa kios-kios tersebut akan dibongkar dan dialihkan kepada pedagang lain yang lebih membutuhkan, dengan prioritas diberikan kepada warga PPU yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Penajam.

“Kios yang kosong lebih baik dibongkar saja. Banyak warga kita yang ingin berjualan tetapi tidak memiliki tempat. Kita prioritaskan untuk warga kita sendiri, terutama yang ber-KTP Penajam,” tandasnya.

Sorotan tajam juga diberikan terhadap kios-kios tidak aktif yang diketahui dimiliki oleh pedagang dari luar daerah, seperti Balikpapan.

“Jika sudah berbulan-bulan tidak digunakan, apalagi pemiliknya dari luar daerah, maka akan kita berikan kepada warga Penajam. Kita bukan tidak ingin Penajam ramai, tetapi manfaatnya harus jelas untuk masyarakat lokal,” tuturnya.

Abdul Waris mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pedagang dari luar daerah yang dinilai tidak memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal.

“Kalau orang luar hanya membawa kotoran ke sini, lalu uangnya dibawa keluar, kita yang dirugikan. Kita harus mengutamakan mereka yang benar-benar warga kita,” katanya dengan nadaConcern.

Ia memastikan bahwa seluruh pedagang di Pasar Nenang harus merasa aman dan terlindungi. Jika ada indikasi praktik yang merugikan oleh petugas pasar, Abdul Waris meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan langsung kepadanya.

“Jika ada yang merasa diperlakukan tidak adil, silakan laporkan kepada saya. Datang ke kantor, cari Pak Waris. Kami akan menindak tegas siapa pun yang menyalahgunakan wewenang,” tegasnya.

Di penghujung sidaknya, Abdul Waris menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah untuk terus berupaya menata pasar tradisional agar menjadi lebih tertib, teratur, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

“Intinya satu: bagaimana masyarakat senang, kita juga senang. Jangan sampai kita terlalu fokus memberdayakan pihak luar, sementara warga sendiri tidak terakomodasi. Ini adalah pasar rakyat, dan sudah seharusnya kembali ke rakyat,” pungkasnya. (adv/*DiskominfoPPU)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
645

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.