Insightkaltim.com, Krayan, — Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonzipur 8/SMG Pos Krayan Lembudud bersama warga Desa Lembudud dan Desa Long Tunggul melaksanakan gotong royong memperbaiki Jembatan Long Ayeh, Sabtu (12/4). Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses vital yang menghubungkan sejumlah desa di perbatasan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Jembatan Long Ayeh merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan Desa Long Bawan dan Desa Long Layu. Kerusakan pada jembatan tersebut dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan distribusi kebutuhan ekonomi.
Komandan Pos Krayan Lembudud, Letda Czi Ida Bagus Putu Adikusuma, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tugas pokok Satgas Pamtas, yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kami memahami pentingnya Jembatan Long Ayeh bagi mobilitas warga. Karena itu, kami bersama masyarakat dua desa berinisiatif memperbaikinya secara gotong royong. Semangat kebersamaan warga sangat luar biasa,” ujar Letda Ida Bagus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa, di antaranya Kepala Adat Lembudud, para kepala desa dari Lembudud dan Long Tunggul, pengurus gereja, serta para ketua RT dan perwakilan BPD. Kehadiran berbagai elemen ini disebut mempererat hubungan antara aparat TNI dan warga setempat.
Perbaikan jembatan berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang signifikan. Masyarakat berharap jalur penghubung antardesa ini dapat kembali digunakan secara aman dan lancar, mendukung aktivitas harian maupun pengembangan ekonomi lokal.
Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI sebagai bagian dari masyarakat dalam membangun wilayah perbatasan, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup warga.(adv/kominfoppu)





