Insightkaltim.com, Penajam – Dalam rangka menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerapkan strategi pengawasan yang lebih ketat di berbagai sektor. Kepala Satpol PP PPU, Bagenda Ali, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan suasana Ramadhan tetap kondusif.
Patroli Ditingkatkan untuk Menekan Gangguan Ketertiban
Bagenda Ali mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadhan, pihaknya meningkatkan intensitas patroli, terutama pada malam hari. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran ketertiban umum, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu jalannya ibadah masyarakat. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan patroli gabungan guna menjaga keamanan di wilayah PPU,” ujar Bagenda Ali.
Pengawasan Ketat terhadap Tempat Usaha dan Hiburan
Selain penegakan ketertiban di jalanan, Satpol PP juga memperketat pengawasan terhadap rumah makan dan tempat hiburan yang tetap beroperasi saat siang hari selama Ramadhan. Menurut Bagenda Ali, ada aturan yang mengharuskan rumah makan menggunakan tirai atau penutup jika ingin beroperasi, guna menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami melakukan sosialisasi kepada pemilik usaha agar mematuhi aturan ini. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan memberikan peringatan, dan jika tetap tidak diindahkan, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Upaya Mengatasi Penyakit Masyarakat
Satpol PP juga berupaya menekan aktivitas yang dianggap sebagai penyakit masyarakat, seperti perjudian dan konsumsi minuman keras (miras) selama Ramadhan. Pengawasan terhadap lokasi yang rawan praktik perjudian dan peredaran miras telah ditingkatkan. “Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas yang berpotensi merusak nilai-nilai kesucian Ramadhan. Tindakan tegas akan diambil bagi siapa saja yang terbukti melanggar,” kata Bagenda Ali.
Sinergi dengan Instansi dan Masyarakat
Dalam upaya menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan kondusif, Satpol PP juga menjalin sinergi dengan kepolisian, TNI, serta organisasi keagamaan. Bagenda Ali menyebut bahwa keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk melaporkan jika ada potensi gangguan ketertiban. “Kami mengajak masyarakat dan tokoh agama untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dengan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada petugas,” ujarnya.
Antisipasi Lonjakan Aktivitas Menjelang Idul Fitri
Menjelang Idul Fitri, Satpol PP juga tengah bersiap mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat. Fokus utama adalah pengamanan di pusat perbelanjaan, pasar, dan lokasi umum lainnya yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas. “Kami akan menambah personel di titik-titik yang rawan kepadatan guna menghindari potensi gangguan ketertiban,” tambahnya.
Sebagai imbauan, Bagenda Ali mengajak seluruh masyarakat PPU untuk tetap menjaga ketertiban serta menghormati kesucian bulan Ramadhan. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang nyaman, damai, dan penuh toleransi,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)





