• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Wakil Bupati PPU  Tekankan Pentingnya Kedisiplinan Waktu untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

oleh InsightKaltim
Maret 19, 2025
di PENAJAM
0
Wakil Bupati PPU  Tekankan Pentingnya Kedisiplinan Waktu untuk Meningkatkan Pelayanan Publik
630
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, Penajam –  – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu dalam pemerintahan daerah untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten PPU yang digelar di Ruang Rapat Bupati PPU, dengan dihadiri oleh Bupati PPU Mudyat Noor, Sekretaris Daerah Tohar, Asisten I Nicko Herlambang, serta para pejabat kecamatan, desa, dan kelurahan.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Abdul Waris Muin mengingatkan bahwa disiplin waktu bukan hanya sekadar kebiasaan pribadi, tetapi merupakan bagian penting dari etos kerja profesional yang berdampak langsung pada efektivitas pemerintahan. Menurutnya, kedisiplinan waktu menjadi landasan utama dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik.

Kedisiplinan Waktu Sebagai Kunci Efektivitas Pelayanan Publik

“Jika kita ingin masyarakat percaya pada pemerintah, kita harus menunjukkan bahwa kita mampu bekerja tepat waktu, efisien, dan bertanggung jawab,” tegas Abdul Waris Muin.

Ia menyoroti masalah-masalah yang sering terjadi akibat ketidaktepatan waktu dalam pemerintahan, seperti keterlambatan rapat, eksekusi program yang lambat, dan kurangnya koordinasi antarinstansi. Semua hal tersebut, menurutnya, berujung pada keterlambatan pelayanan publik yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah

“Setiap keterlambatan dalam pemerintahan memiliki konsekuensi, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelayanan masyarakat. Keterlambatan dalam pelayanan dapat menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Abdul Waris Muin juga menekankan pentingnya aparatur pemerintahan untuk menjadi teladan dalam penerapan kedisiplinan waktu, agar mereka bisa mengharapkan hal yang sama dari pegawai lain dan masyarakat.

Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kedisiplinan Waktu

Untuk mengatasi masalah kedisiplinan waktu, Wakil Bupati PPU menginstruksikan sejumlah langkah strategis, antara lain:

1. Penerapan Sistem Absensi Digital

Seluruh pegawai di lingkungan pemerintahan Kabupaten PPU diwajibkan melakukan absensi digital untuk memastikan kehadiran tepat waktu.

2. Sanksi untuk Pegawai yang Tidak Disiplin

Pegawai yang sering terlambat akan dikenakan teguran tertulis dan sanksi administratif sesuai dengan aturan yang berlaku.

3. Pemberian Reward bagi Pegawai Teladan

Pemerintah akan memberikan penghargaan kepada aparatur yang konsisten dalam menerapkan disiplin waktu dalam bekerja

4. Monitoring Kinerja Aparatur

Setiap kepala OPD, camat, dan lurah diminta untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kedisiplinan waktu di lingkungan kerja masing-masin. (Adv/kominfoppu)

Abdul Waris Muin menegaskan bahwa penerapan budaya disiplin waktu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintahan, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pelayanan publik.

Menjadi Pemerintahan yang Profesional dan Berorientasi pada Hasil

“Kita ingin menciptakan pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada hasil. Disiplin waktu akan memastikan kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai dengan target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Abdul Waris Muin.

Sebagai penutup, Wakil Bupati PPU mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjadikan kedisiplinan waktu sebagai bagian dari budaya kerja yang diterapkan dalam setiap aspek pelayanan publik.

“Kita semua adalah pelayan masyarakat. Jangan biarkan masyarakat yang sudah datang tepat waktu justru harus menunggu karena kita tidak disiplin. Mari kita mulai perubahan dari diri sendiri, dari hal kecil, yaitu menghargai waktu,” pungkasnya.

Dengan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan budaya disiplin waktu dapat tertanam dalam sistem birokrasi Kabupaten Penajam Paser Utara, meningkatkan efektivitas pemerintahan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.( numpak.(adv/kominfoppu )

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
645

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.