Insightkaltim.com, Penajam – Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara, Ariyani, mengungkapkan kekhawatirannya terkait rendahnya angka pendaftaran dan penerima layanan Program Kesehatan Gratis (PKG). Dalam pertemuan resmi yang digelar pada Senin, 17 Maret 2025, Ariyani menyampaikan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan program tersebut, yang bertujuan memberikan akses kesehatan bagi masyarakat secara gratis.
Pendaftaran PKG Masih Terbilang Minim
Menurut laporan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, meskipun PKG telah diluncurkan sejak 10 Februari 2025, hingga saat ini hanya 368 orang yang mendaftar, dengan 94 orang di antaranya sudah menerima layanan. Di pusat-pu masyarakat yang menjadi target utama program, data menunjukkan bahwa hanya 227 orang yang terdaftar, dan hanya 17 orang yang sudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Angka serupa juga tercatat di sejumlah titik layanan lainnya, dengan pendaftaran yang masih sangat terbatas dan beberapa pendaftar bahkan belum menerima pelayanan sama sekali.
Perlunya Peningkatan Sosialisasi dan Kolaborasi Antar Instansi
Ariyani menekankan bahwa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, diperlukan upaya lebih dalam hal sosialisasi dan promosi program PKG. Ia mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan yang ditugaskan harus lebih aktif mengedukasi masyarakat tentang manfaat program ini dan mendorong mereka untuk mendaftar.
Selain itu, Ariyani juga mengusulkan agar Badan Pusat Statistik (BPS), yang memiliki interaksi langsung dengan masyarakat sehari-hari, berperan lebih aktif dalam menyebarkan informasi terkait PKG. “BPS memiliki jaringan yang luas dan bisa menjadi saluran yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Kemudahan Akses Melalui Pendaftaran Digital
Ariyani juga menjelaskan bahwa untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan, pendaftaran PKG kini dapat dilakukan secara digital, melalui aplikasi Satu Sehat atau melalui WhatsApp. Ia berharap langkah ini dapat memperluas akses dan mempermudah pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis.
“Dengan upaya promosi yang lebih aktif dan kerja sama yang lebih baik antar instansi, kami yakin jumlah pendaftar dan penerima layanan akan meningkat dalam waktu dekat,” tambah Ariyani.
Harapan untuk Peningkatan Partisipasi
Ariyani menutup pertemuan dengan mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Kesehatan adalah hak setiap warga negara, dan program ini hadir untuk memastikan setiap individu memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah konkret ini, diharapkan Program Kesehatan Gratis dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Penajam Paser Utara, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan mereka secara menyeluruh.(adv/kominfoppu)





