Insightkaltim.com, Penajam – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perindagkop) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Margono, menegaskan pentingnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Ramadhan Fest dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten PPU yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas, Penajam Paser Utara.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkemuka, termasuk Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, Bupati PPU, Mudyat Noor, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, serta masyarakat yang antusias menyambut perayaan tersebut.
Margono dalam laporannya menjelaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta ketahanan ekonomi daerah, khususnya dalam menghadapi krisis ekonomi global. Ia menambahkan, sektor ini lebih tahan terhadap guncangan dibandingkan usaha besar yang bergantung pada pasar internasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai kebijakan dan program, termasuk akses permodalan, bantuan peralatan produksi, peningkatan kompetensi, dan perluasan jaringan pasar.
Margono juga menekankan bahwa pengembangan UMKM sejalan dengan upaya nasional untuk membangun ekonomi dari tingkat desa dan akar rumput. Pemerintah Kabupaten PPU telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung sektor UMKM, seperti penyediaan stimulus pasar dan fasilitasi bagi pengusaha lokal agar dapat berkembang lebih pesat.
Sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM, Ramadhan Fest yang digelar dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten PPU turut menghadirkan 260 stan UMKM yang menawarkan berbagai produk kuliner dan kerajinan lokal. Acara ini juga mencakup berbagai kegiatan lainnya, termasuk tausiyah Ramadhan dan penampilan artis religi nasional.
Untuk mengendalikan inflasi dan mendukung daya beli masyarakat, pemerintah juga menyelenggarakan pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini melibatkan Bank Indonesia, distributor besar, toko ritel lokal, serta instansi terkait lainnya.
Ramadhan Fest dan perayaan HUT ke-23 PPU berlangsung dari 13 hingga 16 Maret 2025 dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PPU Tahun 2025, dengan dukungan berbagai sponsor dari sektor swasta.
Margono berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara ini dan memperkuat peran UMKM dalam pembangunan ekonomi daerah.(adv/kominfoppu)





