Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara, – Pemerintah pusat melalui program makan siang gratis kini resmi diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara. Program ini dirancang untuk mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Dinas Pendidikan Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan kelancaran implementasi program di tingkat daerah.
Kepala Dinas Pendidikan PPU, Andi Singkerru, menyampaikan bahwa program makan siang gratis dimulai sejak 15 Januari 2025. Dalam rapat di kantor Dinas Pendidikan PPU, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional yang berkantor di Samarinda. Sebagai langkah konkret, Badan Gizi Nasional menunjuk perusahaan lokal di Penajam Paser Utara untuk menyediakan makan siang gratis bagi para siswa.
Meskipun telah dilaksanakan di beberapa sekolah, Andi menambahkan bahwa program ini baru terealisasi di lima TK, tiga SD, dua SMP, dan satu SMK. Sayangnya, pelaksanaan di tingkat SMA belum dapat dijalankan hingga saat ini. Andi juga mengungkapkan bahwa meskipun laporan lisan mengenai implementasi program telah disampaikan, laporan tertulis masih belum diterima oleh Dinas Pendidikan PPU.
Dalam pelaksanaannya, Andi Singkerru juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam program ini, terutama terkait dengan penyediaan makan siang. Perusahaan yang ditunjuk diminta untuk mendirikan dapur umum yang mampu memenuhi kebutuhan siswa. Namun, terbatasnya dana menjadi kendala, dan Andi khawatir adanya ketidaksesuaian menu dengan standar gizi yang diharapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Andi berharap perusahaan penyedia makanan dapat lebih memperhatikan perancangan menu yang bergizi demi mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para siswa, agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan anak-anak penerima manfaat.(adv/kominfoppu)





