KPFMInsightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya keras untuk meningkatkan keterisian data statistik sektoral yang saat ini tercatat sekitar 70 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Statistik, Fitriani, dalam sebuah kesempatan wawancara yang berlangsung belum lama ini.
Fitriani mengungkapkan bahwa meski angka keterisian data saat ini sudah mencapai 70 persen, pihaknya berharap dapat mencapainya lebih tinggi lagi. “Harapan kami sih kalau bisa lebih. Mungkin karena kami menghitung keterisian data per tahun,” ujar Fitriani.
Namun, jika dihitung berdasarkan data bulanan, keterisian data di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab PPU telah menunjukkan angka yang lebih signifikan. “Per bulan, OPD sudah bisa memberikan sekitar 80 sampai 90 persen data statistik sektoralnya masing-masing,” tambahnya.
Meskipun demikian, pencapaian tersebut tidak lepas dari tantangan. Fitriani menekankan bahwa untuk mencapai angka yang lebih tinggi, diperlukan kerja keras dari semua pihak, termasuk para kepala OPD, camat, lurah, serta perangkat desa. “Penting untuk meningkatkan kesadaran mereka dalam mendukung staf tenaga ahli yang menjadi admin penginput data statistik sektoral pada masing-masing OPD,” ungkapnya.
Untuk itu, Diskominfo PPU telah merancang beberapa strategi untuk mempercepat proses pengumpulan dan pengisian data. Salah satunya adalah melalui evaluasi dan verifikasi data yang terus dilakukan secara rutin. “Kemarin kami sudah mengadakan evaluasi data, kemudian verifikasi dan mengonfirmasi data tersebut. Dua minggu ke depan, kami akan mengadakan evaluasi lagi,” ujar Fitriani.
Meski begitu, ia juga mengakui bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah kesulitan para admin data dalam mengakses informasi dari bidang-bidang teknis di masing-masing OPD.
“Para admin sering kesulitan meminta data dari bidang teknis karena setiap bidang memiliki programnya masing-masing, sementara admin lebih paham program perencanaan, bukan program teknis di bidang tertentu,” kata Fitriani.
Pihaknya berharap evaluasi yang terus dilakukan dapat memastikan progres pekerjaan admin pada OPD masing-masing, serta mendukung upaya untuk mencapai target keterisian data sektoral yang lebih optimal.
Diskominfo PPU optimis, dengan kerja keras dan koordinasi yang lebih baik, angka keterisian data statistik sektoral di PPU akan terus meningkat, sehingga mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur dan berbasis data.(adv/kominfoppu)





