Insightkaltim.com, PENAJAM – Data statistik sektoral menjadi elemen penting dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Tanpa data yang akurat dan terperinci, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran akan sangat sulit dicapai.
Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Informasi dan Statistik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Fitriani, menyebut data statistik yang dimiliki oleh instansi pemerintah menjadi acuan utama dalam penyusunan berbagai program dan kegiatan yang ditetapkan dalam RPJMD dan RPJPD.
“Sebenarnya, data yang ada pada kami juga menjadi salah satu acuan dalam pembentukan program kerja atau kegiatan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Fitriani, dalam suatu kegiatan, belum lama ini.
Lebih lanjut, Fitriani menjelaskan bahwa proses Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) turut berperan besar dalam penyusunan kedua dokumen perencanaan tersebut. EPSS, kata dia, adalah bagian dari program yang harus dilaksanakan oleh masing-masing OPD dan sangat berkaitan dengan penginputan data statistik sektoral melalui E-Walidata, yang tercantum dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).
“Harapan kami, seluruh OPD dapat menjalankan ini dengan baik, agar data yang ada benar-benar dapat dijadikan acuan yang valid dalam perencanaan pembangunan,” tambahnya.
Data statistik sektoral, menurut Fitriani, tidak boleh dipandang sebelah mata. Setiap angka dan informasi yang tercatat memiliki dampak besar terhadap kebijakan pembangunan jangka panjang di Kabupaten PPU.
“Dengan data yang tepat dan terukur, kita dapat merencanakan pembangunan yang lebih efisien, serta meminimalisir ketidaksesuaian antara kebutuhan masyarakat dan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.
Namun, Fitriani juga menegaskan bahwa bidang TIK dan Statistik Diskominfo PPU tidak bisa bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan pengolahan data statistik sektoral.
“Kami membutuhkan dukungan nyata dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memastikan pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data statistik ini berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kerja sama antar SKPD menjadi kunci utama dalam memastikan data yang diperoleh relevan, komprehensif, cepat dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Tidak bisa berjalan sendiri, pastinya ada teman-teman yang membantu sebagai sebuah tim. Setiap perangkat daerah perlu menunjuk admin atau staf tenaga ahli statistik untuk memastikan data yang dihimpun benar-benar sesuai dan dapat diandalkan,” tambah Fitriani.
Dengan adanya sinergi yang solid antara Diskominfo PPU dan SKPD lainnya, data statistik sektoral akan menjadi landasan yang kuat dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten PPU masa depan.(adv/kominfoppu)





