Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap pembentukan tiga kementerian baru yang membidangi sektor pendidikan dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut, khususnya melalui pengembangan kualitas para guru.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU masih menunggu arahan dan kebijakan terbaru dari ketiga kementerian yang baru dibentuk oleh Pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Para guru dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk perubahan kepemimpinan di tingkat pusat. Kami masih menunggu kebijakan dari tiga kementerian baru ini untuk meningkatkan kualitas pengajaran di daerah kami,” ujar Andi Singkerru, Rabu (7/11).
Andi menjelaskan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah dibagi menjadi tiga kementerian baru: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), serta Kementerian Kebudayaan. Pembagian ini diharapkan dapat membuat kebijakan pendidikan lebih spesifik dan terfokus pada masing-masing sektor.
“Dengan kementerian yang lebih terfokus, kami berharap para guru di seluruh Indonesia, termasuk di PPU, akan lebih banyak mendapatkan pelatihan yang dapat meningkatkan keilmuan mereka,” harap Andi.
Disdikpora PPU juga menilai pentingnya sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, dan para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah. Andi menekankan bahwa guru merupakan ujung tombak dalam membentuk generasi muda bangsa, sehingga kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah harus mampu meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan.
“Sinergi yang baik antara kementerian dan daerah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam membekali anak-anak dengan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan zaman,” ujarnya.
Andi Singkerru juga menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di era modern. “Kemajuan teknologi membawa banyak perubahan, dan kami sebagai bagian dari Disdikpora dituntut untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta memfasilitasi guru agar dapat mengaktualisasikan diri sesuai dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Pemerintah daerah melalui Disdikpora PPU juga telah berupaya memberikan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kapasitas guru, salah satunya melalui bimbingan teknis (Bimtek). Andi berharap bahwa upaya ini dapat terus berkembang untuk mengikuti kemajuan zaman dan tidak stagnan.
“Kita tidak boleh hanya puas dengan Bimtek yang biasa. Kita harus terus mengikuti perkembangan dan mengembangkan potensi guru untuk mendukung kemajuan pendidikan di PPU,” pungkasnya. (adv/kominfoppu)





