Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar studi tiru terap terkait pengembangan pertanian padi organik di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Distan PPU, Supardi, yang diikuti oleh lima Penyuluh Pertanian Langsung (PPL), 25 petani, serta anggota DPRD PPU yang membidangi pertanian, Sujiati. Rombongan diterima oleh jajaran Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman.
Supardi menjelaskan bahwa studi tiru ini bertujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian di PPU melalui perbaikan kesuburan tanah dan kebijakan hilirisasi produksi pertanian, khususnya pada komoditas padi. “Pembelajaran ini dilakukan di lokasi kelompok tani Mekar, Kelurahan Ngalian, Kecamatan Ngemplak, Sleman,” ujar Supardi.
Pemilihan lokasi tersebut, tambah Supardi, didasarkan pada keberhasilan kelompok tani Mekar dalam mengembangkan pertanian padi organik. Kelompok tani ini telah berhasil menetapkan kawasan budidaya sehat dengan produk beras organik yang sudah tersertifikasi. Keberhasilan ini terlihat dari hasil kegiatan yang telah dicapai, mulai dari teknis budidaya, pengendalian hama dan penyakit, hingga pemasaran hasil pertanian yang sudah berjalan dengan baik.
“Kelompok tani ini juga berhasil mengolah kotoran hewan menjadi pupuk organik yang menjadi bahan utama kebutuhan kelompok, dengan produk sampingan yang dapat dipasarkan ke luar daerah,” kata Supardi. Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak terlepas dari komitmen kuat kelompok tani dalam menjalin kolaborasi dan kerjasama yang solid serta semangat gotong royong dalam mencapai tujuan bersama.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Dinas Pertanian PPU dalam meningkatkan kapasitas wawasan para petani dan petugas PPL untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. “Kami berharap studi tiru ini dapat memberikan referensi yang berguna untuk kebijakan pengelolaan pertanian organik di Kabupaten PPU,” tambah Supardi.
Supardi berharap seluruh peserta dapat mengadopsi ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam pengelolaan budidaya yang lebih produktif di Kabupaten PPU. “Semoga kegiatan studi tiru ini memberikan bekal ilmu bagi para penyuluh dan petani kita dalam mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten PPU,” harapnya.
Kegiatan studi tiru ini ditutup dengan sambutan hangat dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman yang mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari PPU, dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan sebagai simbolis penyambutan. (adv/kominfoppu)





