Insightkaltim.com, Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, secara resmi meluncurkan program Ngelive Yukk yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMPerindag) PPU, beberapa waktu lalu, di Pasar Induk Penajam. Peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, perwakilan sektor perbankan, dan sponsor acara.
Dalam sambutannya, Zainal Arifin menyatakan bahwa peluncuran program Ngelive Yukk merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan UMKM PPU ke dalam ekosistem digital yang lebih luas dan terstruktur. “Dengan diluncurkannya program ini, kita tidak hanya melanjutkan momentum dari pelatihan sebelumnya, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM di PPU untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang lebih interaktif, inovatif, dan dapat menjangkau pasar global,” ungkapnya.
Zainal menambahkan bahwa platform live streaming yang tengah berkembang pesat terbukti efektif dalam menjembatani produsen dan konsumen, dan diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM PPU untuk memperkenalkan produk mereka dengan cara yang lebih menarik dan membangun brand awareness yang kuat.
Sementara itu, Kepala Dinas KUKMPerindag PPU, Margono Hadi Sutanto, menjelaskan bahwa hadirnya ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur turut membawa dampak besar, terutama dalam perubahan pola transaksi digital. “Dengan adanya IKN, kita harus siap beradaptasi dengan perkembangan digital transaction, yang tentunya akan meningkatkan jumlah orang yang terbiasa dengan teknologi ini,” ujar Margono.
Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh generasi Z di Kabupaten PPU, yang mencapai 22 persen dari total populasi dan sangat aktif dalam dunia digital. “Ini merupakan potensi yang harus kita optimalkan untuk menjadi motor penggerak UMKM di masa depan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program ini, Dinas KUKMPerindag PPU juga meresmikan empat fasilitas studio live streaming yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh UMKM, baik yang mengikuti pelatihan maupun tidak. “Kami mengajak seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan studio live streaming ini sebagai sarana memasarkan produk mereka. Kami juga akan memastikan koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.
Program ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk sponsor seperti Shopee Indonesia, Bankaltimtara, dan Bank Mandiri, yang turut berperan dalam memajukan UMKM di Kabupaten PPU.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Asisten I Setda PPU, perwakilan dari Dinas KUKMPerindag Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Shopee Indonesia, serta perwakilan dari perbankan yang beroperasi di wilayah PPU. (adv/kominfoppu)





