Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk bermitra dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kepala DPMD Kabupaten PPU, Tita Deritayati, mengatakan akan menyampaikan dorongan tersebut melalui coaching clinic yang akan diberikan kepada para anggota atau pengurus Bumdes masing-masing desa yang ada di Kabupaten PPU.
“Nah ini yang sebenarnya yang kita dorong dengan coaching clinic ini. Kita juga mendampingi mereka, mungkin ada kendala-kendala biasanya untuk menjual sesuatu itu harus ada izin dan syaratnya,” ujar Tita, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat Desa, DPMD Kabupaten PPU, Zulbairamin, dalam kesempatan podcast bersama Kapefm membahas Coaching Clinic dan Bimbingan Teknis, (Bimtek), belum lama ini.
Menurutnya, ada banyak jenis perizinan dan syarakat untuk memenuhi kebutuhan administrasi suatu produk. Khususnya produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bakal bekerjasama dengan Bumdes. “Mungkin harus ada sertifikat halalnya, kemudian dari sisi kesehatannya bagaimana,” katanya.
Ia memastikan bahwa coaching clinic yang akan dilaksanakan DPMD Kabupaten PPU akan membahas berbagai hal. Misalnya terkait dengan sisi marketing, membahas kemasan produk yang layak untuk dijual dan sebagainya.
“Nah hal-hal yang seperti ini yang sebenarnya ingin kami sampaikan kepada Bumdes yang ada itu. Supaya nanti bisa bersaing dengan Bundes luar daerah,” katanya.
Tita mengatakan, sejauh ini ia mencermati, bahwa Bumdes harus siap bersaing dengan bumdes lain di luar daerah maupun pengusaha lokal.
Ia menyebut DPMD memang sangat tertarik untuk melaksanakan coaching clinic dan Bimtek, sebagai bentuk pembinaan DPMD kepada masyarakat desa, agar dapat meningkatkan kapasitas masyarakat desa sehingga bisa menghasilkan produk-produk unggulan yang dapat menjadi kebanggaan Kabupaten PPU.
“Saya pun sekarang, setiap kegiatan-kegiatan yang sifatnya bintek atau pelatihan itu harus menggunakan produk lokal UMKM maupun hasil dari kreasi Bumdes,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, saat DPMD tampil dalan kegiatan Pentas Seni dan Gebyar UMKM di Alun-Alun Pemkab PPU, turut menampilkan produk unggulan desa yang dipersembahkan oleh Bumdesnya, maupun dari pelaku UMKM.
“Kita promokan sama penonton-penonton, jadi supaya mereka juga mengenal, ternyata di desa ini punya cori khasnya,” imbuhnya.(adv/kominfoppu)





