Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan bahwa setiap desa memiliki keunikannya masing-masing.
Kepala DPMD Kabupaten PPU, Tita Deritayati, mengatakan keunikan setiap desa bisa menjadi potensi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Ia mencontohkan, Bumdes di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, punya unit usaha pengelolaan air bersih.
“Karena tidak semua PDAM bisa menjangkau ke desa-desa, otomatis ini kan punya potensi,” ujar Tita Deritayati, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat Desa, DPMD Kabupaten PPU, Zulbairamin, ketika hadir dalam podcast bersama Kapefm, membahas Coaching Clinic dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam mengelola Bumdes, belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, Tita juga menyampaikan bahwa Bumdes Desa Telemow merupakan salah satu Bumdes terbaik yang ada di Benuo Taka. Dan harapannya Bumdes Telemow berpartisipasi untuk lomba menulis di tingkat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
“Kemudian, kita ikuti peluang pada Expo Bumdes yang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim. Kita dikasih ruang di acara tersebut,” ulasnya.
Ia mengatakan, ada sekitar tujuh stan untuk mengakomodasi partisipasi Bumdes yang ada di PPU, pada kegiatan Expo Bumdes Kaltim tahun 2024, yang diselenggarakan di Atrium Big Mall Samarinda, selama tiga hari, yakni 11-13 Oktober 2024.
Sehingga menjadi peluang promosi yang cukup besar bagi daerah Benuo Taka. Tita optimistis bahwa Bumdes yang ada di PPU sudah bisa bersaing dengan bundes yang ada di Kaltim.
“Nah maksud saya memang kami mendorong, ayo kita berinovasi, ayo kita cari apa yang menjadi potensi desa kita sehingga kita tidak tertinggal,” katanya.
Ia berharap semakin banyak Bumdes PPU yang bisa memanfaatkan alam dan daya kreativitas masyarakat desa untuk meningkatkan keekonomian bumdes serta diharapkan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa.(adv/kominfoppu)





