• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Kelebihan Budi Daya Ikan di Pekarangan PPU Tidak Terpengaruh Cuaca

oleh InsightKaltim
Oktober 30, 2024
di PENAJAM
0
Kelebihan Budi Daya Ikan di Pekarangan PPU Tidak Terpengaruh Cuaca

Kabid Perikanan Budi Daya dan Lingkungan, Diskan Kabupaten PPU, Musakkar.(ist)

625
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, PENAJAM – Program budi daya ikan air tawar dengan memanfaatkan lahan pekarangan, ternyata sangat cocok diterapkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budi Daya dan Lingkungan, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten PPU, Musakkar, mengatakan selama ini persoalan air bersih yang mengandalkan metode tanah hujan, menjadi tantangan bagi pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten PPU, khususnya bagi skala industri.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Namun hal itu tidak berlaku bagi pembudidaya yang memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya. “Kalau di pekarangan masih bisa terpenuhi airnya dengan kondisi air yang minim,” ujar Musakkar, mewakili Kepala Diskan Kabupaten PPU, Rozihan Azward, ditemui belum lama ini.

Menurutnya konsep budi daya pekarangan digaungkan karena sektor perikanan Benuo Taka memang sangat dipengaruhi faktor alam. Khususnya sumber air minim dan masih mengandalkan metode tadah hujan.

Ia juga menyampaikan bahwa di Kalimantan Timur (Kaltim), tingkat keasaman air sangat tinggi. “Itu juga menjadi tantangan. Sehingga air itu harus diolah,” ucapnya.

Ia menyebut selama ini air yang digunakan untuk budi daya ikan air tawar di pekarangan sudah melalui tahapan pengolahan air. Musakkar juga memastikan bahwa kualitas air terus dijaga selama proses budi daya.

Dalam kesempatan itu, Musakkar turut menyampaikan beberapa konsep lain yang juga memiliki banyak kelebihan. Misalnya budi daya ikan air tawar dalam ember. Konsep itu sering digaungkan pada saat pandemi Covid-19.

Di mana budi daya menggunakan ember dan di bagian permukaan air, biasanya warga sekalian menanam tanaman sayuran seperti kangkung.

Idealnya, dalam satu ember dengan ukuran volume air satu meter kubik, dapat membudidayakan 25 sampai 50 ekor ikan nila. “Cuma mungkin kekurangannya, jumlah ikan yang dibudidayakan sedikit, karena keterbatasan tempatnya,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.