Insightkaltim.com, PENAJAM – Keberhasilan tiga sekolah dasar (SD) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meraih penghargaan Adiwiyata Nasional telah menarik perhatian banyak pihak, khususnya dalam hal penilaian dan penerapan konsep lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PPU, Safwana, mengungkapkan bahwa tim penilai penghargaan Adiwiyata biasanya terdiri dari perwakilan yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur. “Ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam penilaian, seperti bagaimana upaya sekolah menjaga kebersihan melalui pengelolaan sampah yang baik,” ujar Safwana dalam podcast Kapefm, baru-baru ini.
Pengelolaan Sampah dan Pupuk Kompos
Safwana mencontohkan, sekolah-sekolah penerima penghargaan Adiwiyata Nasional, seperti salah satu SD di PPU, berhasil mengelola sampah botol plastik dengan sangat baik. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan penilaian penghargaan Adipura, yang diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan konsep lingkungan hidup berkelanjutan. “Tim penilai Adiwiyata turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memantau hal ini, bahkan mereka juga memeriksa bagaimana sekolah mengelola pupuk kompos,” jelas Safwana.
Peran Guru dan Siswa dalam Pelestarian Lingkungan
Penilaian Adiwiyata juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam melestarikan tanaman di lingkungan sekitar. “Menjaga keberagaman hayati sangat berpengaruh dalam penilaian Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri. Ini melibatkan guru-guru dan murid-murid yang bersama-sama berkomitmen untuk mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Pemanfaatan Energi yang Efisien
Selain itu, Safwana juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya energi seperti listrik dan air di sekolah, sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan hidup.
Harapan untuk Sekolah di PPU
Dengan penekanan pada budaya hidup bersih dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, Safwana berharap lebih banyak sekolah di Kabupaten PPU dapat menerapkan prinsip-prinsip ini. “Kami ingin generasi muda di PPU tumbuh dengan kesadaran lingkungan yang tinggi, dan menerapkan kebiasaan baik ini dalam kehidupan mereka sehari-hari,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)





