Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di sejumlah titik. Meski demikian, upaya perbaikan dihadapkan pada kenyataan pahit berupa keterbatasan fiskal daerah yang belum sepenuhnya pulih.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran memaksa pihaknya menerapkan kebijakan prioritas ketat. Fokus diarahkan pada ruas-ruas yang memiliki tingkat kepentingan tinggi bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
“Kami harus benar-benar menimbang mana yang paling mendesak, agar anggaran yang tersedia bisa memberi manfaat maksimal bagi masyarakat luas,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).
Sorotan publik terhadap kondisi jalan menuju kawasan wisata Pantai Tanjung Jumlai turut mendapat klarifikasi. Petriandy menegaskan, material pasir yang terlihat di lokasi bukan berasal dari program pemerintah, melainkan inisiatif swadaya warga setempat untuk memperlebar badan jalan yang sebelumnya telah rampung dikerjakan.
Sementara itu, permintaan masyarakat Kelurahan Saloloang dan Kampung Baru terkait kepastian jadwal perbaikan permanen diakui masih terkendala. Penurunan nilai anggaran secara signifikan membuat rencana pengaspalan menyeluruh belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Sebagai solusi sementara, DPUPR PPU menyiapkan langkah taktis berupa pengerasan jalan menggunakan material agregat. Opsi ini dinilai paling realistis untuk menjaga akses transportasi tetap lancar di tengah tekanan keuangan daerah.
“Tahun ini pembangunan akan kami sebar ke beberapa wilayah lain yang tingkat kebutuhannya sama mendesak, apalagi jalur Sidorejo sudah ditangani dua tahun lalu,” tambah Petriandy.
Ke depan, DPUPR PPU tetap berkomitmen mengusulkan tambahan anggaran agar perbaikan permanen bisa diwujudkan secara bertahap. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang ada, sekaligus mendukung kebijakan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah PPU.(din)





