Insightkaltim.com, Sangatta – Majelis taklim Organisasi Wanita Mandiri (Ornitari) kian menunjukkan peran strategisnya sebagai ruang pembinaan umat yang inklusif. Tak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, Ornitari berkembang menjadi pusat pendidikan nonformal, pemberdayaan sosial-ekonomi, sekaligus wadah mempererat ukhuwah antarjamaah.
Berdiri sejak 2024, Ornitari mencatat pertumbuhan signifikan. Ketua Ornitari, Siti Rosa Lismawati, mengungkapkan jumlah jamaah terus meningkat dari bulan ke bulan dan kini telah menembus lebih dari 120 jamaah aktif.
“Alhamdulillah, antusias ibu-ibu luar biasa. Kegiatannya beragam, mulai dari pelatihan, pengajian rutin, santunan, pembagian sembako, sampai program undian umroh yang mulai kita jalankan tahun ini,” ujar Siti Rosa.
Ia menjelaskan, program undian umroh menjadi salah satu inovasi yang diharapkan mampu memotivasi jamaah agar konsisten hadir dan terus menuntut ilmu. Gagasan tersebut berasal dari Anggota DPRD Kutai Timur Fraksi PPP, Ramadhani, yang selama ini aktif memberikan dukungan terhadap Ornitari.
“Undian umroh ini pertama kali digelar. Total ada dua hadiah, satu dari Pak Ramadhani secara pribadi dan satu dari Ornitari. Sebenarnya direncanakan sejak 2025, tapi kami menunggu momentum yang tepat,” jelasnya saat ditemui, Jumat (28/1/2026).
Tak berhenti di situ, Ornitari juga menyiapkan berbagai program yang meringankan beban anggotanya. Mulai dari pembagian parsel Lebaran hingga fasilitasi pengajian bergilir di rumah anggota dengan seluruh kebutuhan konsumsi dan honor pengisi acara ditanggung organisasi.
“Kalau ada anggota yang punya hajat, cukup sediakan tempat. Untuk konsumsi, guru, hingga biaya lainnya, Ornitari yang menanggung,” tambah Siti Rosa.
Hal senada disampaikan Netty Arinda Ramadhani, selaku Pembina Ornitari. Ia menilai majelis taklim ini telah menjadi sarana silaturahmi yang efektif, bahkan jamaahnya kini tak hanya berasal dari Sangatta Utara, tetapi juga Sangatta Selatan.
“Antusiasme ibu-ibu luar biasa. Saya berharap rasa kekeluargaan ini terus terjaga dan program umroh bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai pembina, Netty juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kutim Ramadhani atas dukungan yang diberikan, sehingga Ornitari mampu menjalankan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan secara berkesinambungan.
“Ornitari terbuka untuk siapa saja. Harapannya, keberadaan undian umroh ini bisa menambah semangat dan memperkuat kebersamaan,” pungkasnya.(ko/)





