Insightkaltim.com, Balikpapan – Usai menuntaskan Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun 2025, Alumni Eka Satya Prawira Polda Kalimantan Timur menunjukkan komitmen pengabdian tidak hanya dalam tugas kepolisian, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Puluhan alumni PAG Polda Kaltim menggelar bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako ke Panti Asuhan Tamariska di Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus kepedulian sosial pasca pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat.
Rombongan dipimpin langsung Ketua Alumni PAG 2025 Eka Satya Prawira Polda Kaltim, Ipda I Ketut Murdana, dan disambut hangat oleh pengelola panti, Pdt. Samuel S. Rizal bersama jajaran pengurus.
Ipda I Ketut Murdana menjelaskan, kegiatan sosial ini lahir dari kesepakatan seluruh alumni sebagai bentuk refleksi nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan selama pendidikan. Sebanyak 37 personel dari Resimen Sabhara Polda Kaltim berpartisipasi dalam aksi tersebut.
“Setelah menyelesaikan pendidikan alih golongan, kami ingin berbagi dan memberi manfaat nyata kepada masyarakat. Ini adalah bentuk rasa syukur kami sekaligus kepedulian sosial,” ungkap Ketut.
Momentum menjelang Hari Raya Natal menjadi alasan khusus dipilihnya Panti Asuhan Tamariska sebagai lokasi kegiatan. Alumni berharap bantuan tersebut dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak panti dalam menyambut perayaan Natal.
“Kami ingin anak-anak di sini merasakan sukacita Natal. Selain ke panti asuhan, kami juga menyalurkan bantuan kepada para penyapu jalan di beberapa titik di Balikpapan,” tambahnya.
Pengelola Panti Asuhan Tamariska, Pdt. Samuel S. Rizal, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh jajaran alumni PAG Polda Kaltim. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi 16 anak yang saat ini berada dalam naungan panti, baik yang tinggal di dalam maupun di luar panti.
“Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kasih yang ditunjukkan oleh bapak-bapak polisi,” ujar Pdt. Samuel.
Ia juga menegaskan bahwa nilai kebersamaan dan toleransi sangat terasa dalam kegiatan tersebut, terlebih bantuan diberikan tanpa memandang latar belakang anak-anak panti.
“Walaupun tidak semua anak beragama Nasrani, kasih yang mereka tunjukkan sangat kami rasakan. Kami mendoakan agar seluruh anggota Polri selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam pengabdian,” pungkasnya.(din/)





