• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Kamis, April 9, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home DPRD KUTIM

Potensi Pendapatan Kutim Dibahas, Fokus pada Tambang dan Sawit

oleh InsightKaltim
Juli 23, 2024
di DPRD KUTIM
0
Potensi Pendapatan Kutim Dibahas, Fokus pada Tambang dan Sawit

Anggota DPRD Kutim, Jimmi, menjelaskan bahwa pembahasan masih berlanjut dan belum mencapai kesimpulan akhir.(ist)

660
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, SANGATTA – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengkaji Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan fokus utama pada potensi pendapatan daerah. Anggota DPRD Kutim, Jimmi, menjelaskan bahwa pembahasan masih berlanjut dan belum mencapai kesimpulan akhir.

“Rapat kali ini hanya membahas jadwal pembahasan dan potensi pendapatan yang bisa diperoleh. Pembahasan masih berjalan dan belum mencapai kesimpulan akhir,” ujar Jimmi kepada media di ruang kerjanya, Selasa (23/07/2024).

BeritaTerkait

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

Fraksi PKS DPRD Kutim Serukan Peningkatan Potensi Sektor Pertanian

Menurut Jimmi, sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar berasal dari bagi hasil tambang batu bara, khususnya dari Kaltim Prima Coal (KPC) yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 547 miliar. Namun, angka ini masih bisa berubah seiring berjalannya pembahasan.

“PAD terbesar berasal dari profit sharing tambang batu bara, terutama dari KPC, yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 547 miliar. Namun, angka ini masih bisa berubah karena pembahasan masih berlangsung,” jelasnya.

Selain sektor pertambangan, pendapatan daerah juga berasal dari pungutan perusahaan sawit yang totalnya mencapai sekitar Rp 36 miliar. Meskipun kontribusinya lebih kecil dibandingkan tambang batu bara, sektor perkebunan memiliki dampak signifikan dalam penyerapan tenaga kerja.

“Selain tambang, ada juga pungutan dari perusahaan sawit yang totalnya sekitar Rp 36 miliar. Meskipun kecil, sektor perkebunan memiliki penyerapan tenaga kerja yang tinggi,” tambahnya.

Jimmi menekankan bahwa pendapatan dari sawit tidak dapat dibandingkan dengan tambang dalam bentuk profit sharing karena skala pendapatannya yang lebih kecil. Namun, sektor perkebunan tetap penting karena menyerap banyak tenaga kerja lokal.

“Sawit tidak bisa dibandingkan dengan tambang dalam bentuk profit sharing karena skala pendapatannya tidak sebesar batu bara. Tapi penyerapan tenaga kerja dari sektor perkebunan sangat tinggi,” ungkapnya.

Jimmi juga menyoroti pentingnya memperkuat sumber pendapatan daerah (PAD). Pemerintah perlu memperhatikan berbagai potensi lain yang bisa menghasilkan pendapatan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi daerah.

“Pemerintah harus memperhatikan berbagai potensi pendapatan lainnya untuk memastikan keberlanjutan ekonomi daerah,” tegasnya.

Selain itu, Jimmi mengingatkan bahwa setiap potensi pendapatan harus dikelola dengan baik dan transparan untuk memastikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah. Keterlibatan semua pihak dalam proses ini sangat penting.

“Setiap potensi pendapatan harus dikelola dengan baik dan transparan untuk memastikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah. Keterlibatan semua pihak sangat penting,” kata Jimmi.

Dengan berbagai potensi yang ada, Jimmi optimis bahwa Kutai Timur dapat meningkatkan PAD secara signifikan jika semua pihak dapat bekerja sama dan fokus pada pengelolaan sumber daya yang ada.

“Jika semua pihak dapat bekerja sama dan fokus pada pengelolaan sumber daya, saya optimis Kutai Timur dapat meningkatkan PAD secara signifikan,” tutupnya.(adv/dprdkutim)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

oleh InsightKaltim
November 27, 2024
0
646

Insightkaltim.com, *Sangatta* – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Syaiful Bakhri, menyoroti permasalahan kurangnya tenaga pendidik di wilayah Kutai Timur....

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Tenaga Pendidik dan Sarana Pendidikan di Wilayah Terpencil

oleh InsightKaltim
November 27, 2024
0
626

Insightkaltim.com, *Sangatta* – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Syaiful Bakhri, menyoroti permasalahan kurangnya tenaga pendidik di wilayah Kutai Timur....

Fraksi PKS DPRD Kutim Serukan Peningkatan Potensi Sektor Pertanian

Fraksi PKS DPRD Kutim Serukan Peningkatan Potensi Sektor Pertanian

oleh InsightKaltim
November 26, 2024
0
625

Insightkaltim.com, SANGATTA - Perwakilan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Hj. Uci...

Fraksi PKS DPRD Kutim Serukan Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

Fraksi PKS DPRD Kutim Serukan Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

oleh InsightKaltim
November 26, 2024
0
634

Insightkaltim.com, SANGATTA - Perwakilan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Hj. Uci...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.