Insightkaltim.com, PENAJAM– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) menyuarakan dukungan kuat untuk meningkatkan program beasiswa di wilayah tersebut, dengan harapan mendorong kemajuan pendidikan.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Syamsudin Alie, meskipun ada peningkatan dalam sektor pendidikan, namun anggaran beasiswa yang terbatas belum mencukupi. Dengan APBD sekitar Rp 2,6 triliun, Alie menggarisbawahi pentingnya menciptakan keseimbangan dengan daerah lain, serta memberikan perhatian khusus untuk beasiswa bagi mereka yang berprestasi dan kurang mampu.
“Tidak semua orang bisa berprestasi, namun kami harus memberikan dorongan bagi mereka yang mampu untuk mencapai prestasi lebih tinggi melalui beasiswa yang lebih besar,” ujar Alie.
Sementara itu, Wakil Ketua Satu DPRD PPU, Raup Muin, menyoroti pentingnya perjanjian atau agreement antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dengan para penerima beasiswa. Dia menekankan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan, penerima beasiswa diharapkan untuk mengabdi di PPU selama 5 atau 10 tahun.
“Komitmen ini penting agar putra-putri PPU yang mendapat beasiswa di luar negeri juga memiliki dorongan untuk kembali dan berkontribusi pada pembangunan daerah,” tambah Muin.
DPRD PPU menegaskan bahwa investasi dalam pendidikan dan pengembangan SDM merupakan langkah krusial dalam mengatasi ketimpangan sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan memberikan ruang, fasilitas, dan dukungan yang tepat, kami yakin PPU dapat menghasilkan generasi yang kompeten dan berdedikasi untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya. (adv/dprdpenajam)





